10 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Kehutanan Terbaru

Prospek kerja jurusan kehutanan umumnya dapat masuk ke berbagai bidang. Hal ini disebabkan jurusan kehutanan hampir berhubungan dengan semua kegiatan kerja dan lowongan kerja kecuali kesehatan. Lulusan jurusan kehutanan mempelajari berbagai macam bidang ilmu alam dan pasti seperti fisika, kimia, biologi, dan matematika, manajemen kehutanan, kewirausahaan hasil hutan, sifat-sifat dasar kayu yang asalnya dari hutan, kegiatan konservasi baik itu lingkungan maupun flora dan fauna, ilmu hama, teknologi hasil hutan, kegiatan silvikultur, klimatologi, tata kehutanan, dan berbagai macam bidang ilmu lainnya.

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan baik itu bidang manajemen hutan, bidang teknologi hasil hutan, bidang silvikultur, dan bidang konservasi sangat bervariasi. Prospek kerja ini berhubungan dengan bidang ilmu yang seara teori dan praktiknya dilakukan di bangku perkuliahan. Adapun prospek kerja jurusan kehutanan terdiri dari beberapa macam yaitu sebagai berikut.

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan terdiri dari perusahaan kehutanan, tambang, pengusaha, pegawai bank, LSM, polisi, peneliti, pengajar, dan bidang ahli

  • Perusahaan Kehutanan
  • Perusahaan Tambang
  • Pengusaha/Wirausaha
  • Pegawai Bank
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
  • Petai Hutan
  • Polisi Hutan
  • Peneliti
  • Pengajar
  • Ahli Konservasi

Penjelasan dari beberapa prospek kerja jurusan kehutanan tersebut diatas adalah sebagai berikut.

1. Perusahaan Kehutanan

Perusahaan kehutanan adalah salah satu tujuan dari lulusan jurusan kehutanan. Perusahaan kehutanan baik itu yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau dikelola oleh pihak swasta biasanya akan selalu membuka lowongan pekerjaan terhadap lulusan jurusan kehutanan (fresh graduate). Biasanyanya prospek kerja lulusan sarjana akan berposisi minimal sebagai asisten manager setalah mengalami masa training selama 3-6 bulan. Lulusan sarjana akan menempati posisi di setiap bidang tergantung basic ahli disaat perkuliahan dan sesuai dengan ketentuan perusahaan.

Sedangkan unuk lulusan Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) bidang kehutanan biasanya akan menempati posisi sebagai mandor. Namun, pada saat sekarang ini, SMK atau pun SMA bisa bekerja di perusahaan kehutanan dengan posisi sebagai mandor tanpa harus ada dasarnya dari kehutanan.

2. Perusahaan Tambang

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan di perusahaan tambang biasanya juga akan menempati posisi sebagai asisten manager. Akan tetapi, lulusan jurusan kehutanan yang biasanya masuk diperusahaan tambang adalah lulusan dengan basic penguasaan Geography Information System (GIS) dan Kemmapuan dalam Mengatasi Reklamasi dan Rehabilitasi Lahan. Pemilihan tersebut disebabkan pada perusahaan tambang memerlukan bagian pemetaan lahan dan bagian yang mampu mereklamasi bekas lahan tambang dengan menggunakan jenis-jenis poho hutan.

3. Pengusaha/Wirausaha

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan juga dapat ditemukan pada dunia usaha. Tidak tertutup kemungkinan saat ini lulusan jrusan kehutanan setelah selesai dari bangku studi akan membuka usaha. Biasanya, usaha yang sangat sering dilakukan utuk lulusan jurusan kehutanan adalah usaha mebel, pabrik kayu, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kayu. Selain itu, prospek kerja lulsan jurusan kehutanan juga tidak hanya pada perkayu melainkan mampu membuat prospek dari hasil hutan berupa kayu seperti pemungutan lebah madu, pengusahaan rotan, dan berbagai macam hasil hutna bukan kayu lainnya.

4. Pegawai Bank

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan juga dapat masuk ke salah satu bagian perbankan sebagai karyawan. Karyawan lulusan jurusan kehutanan biasanya akan ditempatkan pada bagian pelayanan terkait peminjaman modal usaha khususnya usaha di bidang kehutanan. Hubungannya di bagian kehutanan adalah karyawan lulusan jurusan kehutanan dianggap dan harus menguasai secara teori pengelolaan hutan sehingga mampu memperhitungkan peminjaman yang akan mapu dikembalikan oleh nasabah sesuai usaha bidang kehutanan yang telah dibuka.

5. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Umumnya, di berbagai daerah di Indonesia sangat banyak dan terus terdapat kawasan hutan yang keadaannya sangat kritis dan perlu dibenahi. Berdasarkan hal tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat sangat membutuhkan tenaga para realawan penggiat lingkungan supaya hutan dan lingkungan dapat berfungsi sesuai dengan keadaan normal. Keanggotaan LSM ini biasanya sangat sering ditemukan relawan-relawan dan penggiat lingkungan dari lulusan jurusan kehutanan. Lulusan jurusan kehutanan memiliki prosepek kerja di LSM dibeberapa bagian seperti pendamping atau sebagai fasilitator masyarakat lokal, tegabung dalam badan penelitian tingkat nasional seperti BRIEN dan BPPT maupun dalam skala internasional seperti ICRAF, WWF, CIFOR, dan lain sebagainya. 

6. Petani Hutan

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan juga dapta membuka usaha sendiri untuk kegiatan bertani. Biasanya, orang yang bergelud dibidang ini disebut sebagai petani hutan. Berbekal ilmu kehutanan yang diperoleh dari bangku perkuliahan, lulusan tersebut mampu membuka lowongan pekerjaan dengan menjadi petani hutan yakni dengan pemanfaatan hutan kemasyarakatan.

7. Polisi Hutan

Selain petani hutan, lulusan jurusan kehutanan juga memiliki prospek kerja sebagai polisi hutan. Keberadaan polisi hutan merupakan langkah yang diambil oleh pemerintah untuk terus menigkatkan perlindungan terhadap kawasan hutan. Polisi huta berfungsi sebagai pengamanan kawasan hutan dari kegiatan illegal logging dan perburuan liar terhadap satwa-satwa dilindungi.

8. Peneliti

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan selanjutnya adalah sebagai peneliti. Kegiatan peneliti ini merupakan salah satu langkah untuk memperoleh data dari lapangan terkait fungsi dan manfaat keberadaan hutan dan sebagai langkah awal untuk meningkatkan perlindungan terhadap kawasan hutan serta mampu memaksimalkan fungsi hutan dengan keadaan sebaik mungkin. 

9. Pengajar

Lulusan jurusan kehutanan juga memiliki prospek kerja sebagai pengajar. Lulsan sarjana biasanya akan mengajar di abgnku sekolah seprti SMA dan SMK terutama bidang kehutanan. Namun untuk menjadi seorang dosen dan mengajar mahasiswa, maka lulusa sarjana kehutanan harus melanjutkan studinya terlebih dahlu untuk mencapai gelar master bidang kehutanan. 

10. Ahli Konservasi

Prospek kerja lulusan jurusan kehutanan bagian terakhir dari artikel ini adalah menjadi bagian sebagai ahli konservasi. Umumnya sebagai ahli dalam kegiatan konservasi maka harus bergabung di dalam suatu perusahaan yang aktif terus melakukan kegiatan konservasi. Sebagai ahli konservasi maka lulusa jurusan kehutanan memiliki tanggung jawab untuk menjaga hutan beserta organisme yang terdapat di dalmnya. Selain itu, ahli konservasi juga wajib ikut mengkampanyekan tentang konservasi hutan.