Jenis-Jenis Tumbuhan Pemakan Serangga

Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak diantara dua benua dan dua samudera. Umumnya, Indonesia memiliki luasan wilayah yang beriklim tropis. Artinya, wilayah ini mengalami keseimbangan musim kemarau dan musim hujan. Wilayah yang luas ini menyimpan berbagai keanekaragaman hayati di dalamnya seperti berbagai jenis flora (tumbuhan).

Tumbuhan pada umumnya merupakan salah satu substansi penting dalam rantai makanan. Tumbuhan berkedudukan sebagai produsen untuk berbagai makhluk hidup yang berkembang biak seperti manusia dan hewan. Akan tetapi, diantara tumbuhan yang beragam jenis ini, terdapat tumbuhan pemakan serangga, Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga tersebut adalah sebagai berikut:

1. Kangtong Semar

Kantong Semar merupakan tumbuhan yang umumnya dapat ditemukan di berbagai kawasan hutan seperti Sumatera dan Kalimantan. Kantong Semar memiliki bentuk yang lonjong dan bagian tengahnya memiliki ronggga. Tumbuhan ini biasanya dapat tumbuh mencapai panjang 2 meter. Kantong Semar mampu bertahan hidup dan tumbuh pada keadaan tanah yang kurang mendukung seperti hutan kerangas dan hutan rawa gambut.

Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga terdiri dari kantong semar, tumbuhan kincir air, lili kobra, sarraccenia, venus flytrap, dan sundew drosera.

Tempat tumbuh Kantong Semar biasanya pada tanah yang memiliki sedikit unsur hara atau miskin unsur hara. Untuk itu, dalam memenuhi nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya, tumbuhan ini memakan serangga sebagai evolusi dan adaptasi terhadap tempat tumbuhnya. Kantong Semar memakan serangga melalui cara khusus yakni dengan mengeluarkan bau yang khas dari dalam kantongnya yang mampu menarik perhatian serangga.

Serangga yang telah masuk ke sumber bau tersebut atau ke dalam kantong semar maka tidak akan mampu untuk keluar. Hal ini disebabkan oleh disekitar rongga tersebut akan terdapat enzim perekat serta pencerna serangga yang telah terjebak di dalamnya. Klasifikasi dari Kantong Semar menurut Jones & Luchsinger (1998) adalah sebagai berikut:

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Sub Kelas : Dilleniidae

Ordo : Nepenthales

Famili : Nepenthaceae

Genus : Nepenthes

Spesies : Nepenthes spp.

2. Kincir Air

Tumbuhan Kincir Air adalah tumbuhan pemakan serangga yang hidupnya di dalam air dengan cara mengambang. Tumbuhan ini memiliki bentuk menyerupai kincir angin dimana terdapat rambut atau bulu berukuran kecil yang jumlahnya cukup banyak untuk menangkap serangga. Bulu ini terletak pada daun Kincir Air yang bersifat transparan.

Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga terdiri dari kantong semar, tumbuhan kincir air, lili kobra, sarraccenia, venus flytrap, dan sundew drosera.

Tumbuhan ini memakan serangga dengan memanfaatkan bulu atau rambutnya sebagai penangkap serangga yang hinggap di permukaan air atau pun ikan berukuran kecil. Tumbuhan ini akan merenggangkan daunnya sebagai penarik perhatian serangga atau ikan. Ketika serangga atau ikan kecil telah menempel pada bulunya maka daun tersebut akan merapat supaya mangsanya terperangkap. Klasifikasi dari tumbuhan ini adalah sebagai berikut:

Kerajaan        : Plantae

Sub Kelas : Angiospermae

Ordo : Caryophyllales

Famili : Droseraceae

Genus : Aldrovanda

Spesies : Aldrovanda vesiculosa

3. Lili Kobra

Tumbuhan Lili Kobra merupakan tumbuhan pemakan serangga yang termasuk sangat langka. Hal ini dikarenakan tumbuhan ini hanya mampu hidup dan tumbuh serta ditemukan dibeberapa negara saja seperti California dan Oregon di Amerika Serikat. Tumbuhan ini memakan serangga dengan cara menjebaknya menggunakan aroma yang manis sehingga serangga tertarik. Klasifikasi dari tumbuhan ini adalah sebagai berikut:

Kerajaan        : Plantae

Devisi : Tracheophyta

Sub Kelas : Angiospermae

Ordo : Ericales

Famili : Sarraceniaceae

Genus : Darlingtonia

Spesies : Darlingtonia californica

Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga terdiri dari kantong semar, tumbuhan kincir air, lili kobra, sarraccenia, venus flytrap, dan sundew drosera.

4. Sarraccenia

Tumbuhan Sarraccenia merupakan tumbuhan pemakan serangga dengan bentuk menyerupai Kantong Semar. Hanya saja, jenis tumbuhan yang satu ini lebih kurus dan menjulang ke atas. Sedangkan rongganya tidak keseluruhan bagian tumbuhan melainkan hanya dibagian atasnya saja. Cara kerja tumbuhan pemakan serangga ini berbeda dengan cara kerja Kantorng Semar.

Jika Kantong Semar mengeluarkan bau yang khas untuk menangkap serangga, sedangkan Sarraccenia menangkap serangga dengan menghasilkan nektar di bagian bawah kantongnya sebagai penarik serangga. Ketika serangga terperangkap maka serangga tersebut akan suli keluar karena adanya enzim protease yang dikeluarkan oleh tumbuhan Sarraccenia untuk mencernanya.

Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga terdiri dari kantong semar, tumbuhan kincir air, lili kobra, sarraccenia, venus flytrap, dan sundew drosera.

5. Venus Flytrap

Venus Flytrap merupakan tumbuhan pemakan serangga dengan bentuk menyerupai setengah lingkaran atau berbentuk mulut yang dibagian tepinya memiliki duri. Tumbuhan ini mampu tumbuh sampai berukuran 5 cm. Apabila diperhatikan dengan seksama, tumbuhan ini mirip dengan kue pastel. Bagian dalam tumbuhan ini berwarna merah jambu dan bagian luarnya berwarna hijau muda.

Tumbuhan ini memakan serangga dengan cara menutup mulutnya apabila sudah ada serangga yang masuk di dalamnya. Keunikan dari tumbuhan ini dalam memakan serangga adalah dengan mengeluarkan nektar manis sebagai penarik serangga. Adapun klasifikasi dari tumbuhan ini adalah sebagai berikut:

Jenis-jenis tumbuhan pemakan serangga terdiri dari kantong semar, tumbuhan kincir air, lili kobra, sarraccenia, venus flytrap, dan sundew drosera.

Divisi : Tracheophyta

Kelas : Spermatophytina

Sub Kelas : Angiospermae

Ordo : Caryophyllales

Famili : Droseraceae

Genus : Dionaea

Spesies : Dionaea muscipula