Alat Pembuatan Finir Kayu

Pembuatan finir kayu bertujuan untuk menghasilkan ukuran papan yang lebih lebar daripada sebelumnya. Alat pembuatan finir kayu terdiri dari dua macam yakni pisau dan gergaji. Penggunaan alat pisau dalam pembuatan finir diperoleh ukuran yang relatif tipis sedangkan penggunaan alat gergaji dalam pembuatan finir diperoleh ukuran yang lebih tebal (Dumanauw, 1990).

Alat pembuatan finir kayu terdiri dari dua macam yakni pisau dan gergaji. Penggunaan alat pisau dalam pembuatan finir diperoleh ukuran yang relatif tipis sedangkan penggunaan alat gergaji dalam pembuatan finir diperoleh ukuran yang lebih tebal (Dumanauw, 1990). Pembuatan finir kayu bertujuan untuk menghasilkan ukuran papan yang lebih lebar daripada sebelumnya.

1.Alat Pisau
Cara membuat finir kayu dengan pisau dilakukan dengan mesin kupas. Secara umum dikenal dengan dua macam jenis mesin yaitu mesin kupas (peeler/rotary) dan mesin kupas serat (slicer) (Dumanauw, 1990).

a. Mesin Kupas (Peeler/Rotary)
Kayu diputar berlawanan dengan arah pisau. Selanjutnya pisau akan memotong (mengupas) kayu dengan ketebalan finir yang telah ditentukan. Pada pengerjaan menggunakan mesin ini umumnya diperoleh ukuran finir kayu yang sangat lebar dan dapat digulung dengan menggunakan alat penggulung finir kayu. Setelah penggulungan dilakukan, finir kayu dipotong dengan ukuran tertentu (ukuran standar). Dolok (potongan kayu) yang diputar ini perlu diuapkan atau direbus terlebih dahulu agar memudahkan pengupasan. Namun ada kalanya dolok langsung dikupas, bila kayu dianggap cukup lunak. Cara ini prinsipnya seperti mesin bubut (Dumanauw, 1990).

Selain itu, potongan kayu yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan finir kayu tidak boleh memiliki hati yang rapuh, karena dapat membuat tombol penekan potongan kayu tidak akan berfungsi. Cara kerja diatas disebut cara kerja putaran sentris. Selain pemutaran sentris ada pula pemutaran radial. Cara kerjanya seperti meraut pensil, sehingga akan menghasilkan lembaran finir yang berbentuk bundaran atau gambar serta berlainan dengan sentris. Finir ini biasanya dipakai pada daun meja yang bundar sehingga menghasilkan nilai dekoratif yang indah. Akan tetapi, bahan yang digunakan untuk pembuatan daun meja tersebut membutuhkan potongan kayu yang awalnya harus dibulatkan (Dumanauw, 1990).

b. Mesin Kupas Serat (Slicer)
Pisau mesin kupas serat bergerak secara horizontal (maju dan mundur) dan ada juga bergerak vertikal (naik dan turun). Dengan cara ini akan didapat finir yang lebih banyak dan gambar yang baik pula. Potongan kayu yang akan diproses dengan cara ini harus di potong rata dan dibelah dua, kemudian direbus atau diuapkan. Lamanya penguapan sekitar 8 sampai 48 jam, tergantung jenis dan besarnya kayu yang diuapkan. Dalam hal ini kayu sebaiknya direndam saja dalam air panas atau direbus sebentar (Dumanauw, 1990).

2. Alat Gergaji
Selain pisau, gergaji juga dapat digunakan untuk pembuatan finir kayu. Kayu yang berbentuk bulat pertama-tama dibelah dua dengan gergaji. Setelah itu digergaji dengan menggunakan gergaji pita untuk membuat finir kayu. Dengan cara ini banyak kayu terbuang dan memakan waktu yang cukup lama. Akan tetapi, dengan cara ini juga pengerjaan kayu tanpa melakukan penguapan atau direbus terlebih dahulu (Dumanauw, 1990).

Pustaka:
Dumanauw, J. F. 1990. Mengenal Kayu. Kanisius. Yogyakarta