Rumus Menghitung Berat Jenis Kayu

1. Rumus Menghitung Berat Jenis Kayu
Berat jenis suatu kayu didefinisikan sebagai perbandingan antara berat kayu terhadap berat air yang memiliki volume yang sama dengan volume kayu tersebut. Berat jenis di setiap kayu memiliki perbedaan masing-masing. Perbedaan ini diakibatkan oleh kayu dengan struktur yang berbeda sehingga dinding sel di dalam kayu serta rongga sel pada umumnya memiliki perbedaan (Tsoumis, 1968). Berat jenis dari suatu kayu memiliki variasi karena dipengaruhi oleh kadar air yang dimiliki oleh kayu tersebut (Brown et al, 1952).

Berat jenis suatu kayu didefinisikan sebagai perbandingan antara berat kayu terhadap berat air yang memiliki volume yang sama dengan volume kayu tersebut. Berat jenis di setiap kayu memiliki perbedaan masing-masing. Perbedaan ini diakibatkan oleh kayu dengan struktur yang berbeda sehingga dinding sel di dalam kayu serta rongga sel pada umumnya memiliki perbedaan (Tsoumis, 1968). Rumus untuk menghitung berat jenis kayu secara umum didasari pada berat kering tanur suatu kayu. Rumus untuk menghitung berat jenis kayu berdasarkan yang telah dikemukakan oleh Brown et al, (1952) adalah sebagai berikut:

Rumus untuk menghitung berat jenis kayu secara umum didasari pada berat kering tanur suatu kayu. Berat kering tanur dijadikan sebagai dasar karena pada keadaan tersebut kayu akan mencapai nilai volume yang paling kecil (minimum) dan kadar air yang terdapat di dalam kayu berkisar kurang 1 persen dari berat kayu tersebut (Brown et al, 1952).

Rumus untuk menghitung berat jenis kayu berdasarkan yang telah dikemukakan oleh Brown et al, (1952) adalah sebagai berikut:
Berat Jenis Kayu = Wo/V
Keterangan:
  • Wo merupakan berat sampel kayu dalam keadaan kering tanur
  • V merupakan berat air suling dengan volume yang sama dengan volume sampel kayu
Selanjutnya, rumus berat jenis kayu menurut Soenardi (1977) adalah sebagai berikut:

Berat Jenis Kayu = Berat Kayu Kering Tanur/Berat Air yang Didesak

Sedangkan menurut Sarinah & Jemi (2019), rumus menghitung berat jenis kayu dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut:

1. BJvb = Bkt/Bvb     2. BJvku = Bkt/Bvku     3. BJvkt = Bkt/Bvkt
Keterangan:
  • BJvb merupakan berat jenis berdasarkan volume basah
  • Bjvku merupakan berat jenis berdasarkan volume kering udara
  • BJvkt merupakan beat jenis berdasarkan volume kering tanur
  • Bkt merupakan berat contoh uji kering tanur
  • Bvb merupakan berat volume contoh uji volume basah
  • Bvku merupakan berat volume contoh uji kering udara 
  • Bvkt merupakan berat volume contoh uji kering tanur
Penentuan rumus kedua ini didasari pada pengelompokkan komponen volume kayu dalam menentukan berat jenisnya yaitu volume basah, volume pada sembarang kadar air di bawah titik jenuh serat, dan volume kering tanur

Pustaka:
Brown, H. P., Panshin A. J. & Forsaith C. C. 1952. Textbook of Wood Technology. Volume II. McGraw-Hill Book Company. Toronto. London.

Sarinah & Jemi, R. 2019. Petunjuk Praktikum Sifat Sifat Dasar Kayu. Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya. Palangka Raya (Tidak Dipublikasikan)

Sunardi. 1977. Ilmu Kayu. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta 

Tsoumis, G. 1968. Woods as Raw Material. Pergamon Press Oxford. London